Poster kampanye
bangga SM SUngai Lamandau mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan
hutan dengan berladang menetap dimulai sejak akhir Januari 2010 lalu. Staf
edukasi Yayorin dibantu kader konservasi dan masyarakat lokal menembus
desa-desa khlayak target sasaran kampanye untuk menempelkan poster.
Panas dan hujan rintik-rintik tak dipedulikan. Bergerak menembus hujan.
Mereka menyebar menemui tiap tempat yang menjadi target penempelan. Warung
sembako, puskesmas, kantor dan balai desa, tempat-tempat umum lainnya yang
diijinkan menjadi sasaran penempelan. Masyarakat yang tertarik ada yang
menghampiri, walau ada pula kurang merespon. Alasannya bukan karena tidak
tertarik tapi karena tidak mau dindingnya kotor. Hampir sebagian besar warga
desa khusunya yang bertani sangat setuju dengan ungkapan pesan dalam poster.
Mereka ada yang sudah berladang menetap, mengurangi pembakaran dan banyak yang
mengiinginkan menanam lahannya dengan pola kebun campuran (ada pangan, sayuran
dan tanaman tahunan, seperti karet, buah dan jelutung).
Ungkapan posistif warga yang ditemui ini berkat semangat dan ketulusan hati
untuk sebuah perubahan dan kelestarian. Komunitas Generasi Konservasi
Kotawaringin Barat, Green Organization Sukamara, Tim Edukasi Yayorin
berkolaborasi membentuk kekuatan semangat untuk menjangkau khalayak target
kampanye. Poster pertama bertema "berladang menetap lebih
menguntungkan" akhirnya tersebar dan pertengahan bulan ini masuk tema ke
dua 'berladang menetap menyelamatkan air kita". Sebuah tema yang
menegaskan bagaimana secara tidak langsung berladang menetap menekan laju
pembukaan hutan dan hutan yang ada khusunya SM Sungai Lamandau menyerap air
untuk wilayah sekitarnya